Pentingnya pentanahan/pembumian (grounding) pada instalasi listrik

Pentingnya Pentanahan/Pembumian (grounding) pada Instalasi Listrik

Dear sahabat BT senang bisa jumpa lagi. Hari ini Om BT akan berbagi tentang pentingnya pentanahan/pembumian (grounding) pada instalasi listrik.

Sahabat BT terkadang sebagai seorang instalatir listrik persoalan pentanahan/pembumian (grounding) diabaikan. Bahkan ada yang tidak memahami konsepnya.

Padahal dalam instalasi listrik, hal ini adalah salah satu yang tidak kalah penting. Salah satu syarat instalasi listrik yang baik adalah dengan menyertakan pentanahan/pembumian (grounding) pada instalasinya.

Baca Juga : Pengertian Instalasi Listrik dan Penjelasannya

Seberapa pentingnya memahami persoalan pentanahan/pembumian (grounding)?. Silahkan disimak pembahasan berikut.

Sistem Pentanahan/Pembumian  

Arus bocor bumi dapat disebabkan oleh karena terjadinya kegagalan isolasi listrik dari jaringan listrik atau peralatan atau dapat juga disebabkan oleh tersentuhnya bagian bertegangan rangkaian atau peralatan listrik.  

Tersentuhnya bagian bertegangan bisa terjadi akibat sentuhan langsung (direct contact) atau sentuhan tidak langsung (indirect contact). Kontak langsung (direct contact) adalah tersentuhnya bagian bertegangan dari peralatan listrik.

Kontak tidak langsung (indirect contact) adalah tersentuhnya bagian konduktor yang dengan tidak disengaja menjadi bertegangan sebagai akibat kegagalan isolasi.  

Besarnya arus bocor bumi, resiko yang bisa ditimbulkan dan jenis proteksi yang dibutuhkan sangat tergantung sekali kepada sistem pembumian (grounding system) dari instalasi listrik.

Baca Juga : Komponen Perlengkapan Instalasi Listrik

Ada 3 jenis sistem pembumian antara lain:   

1. Sistem Pembumian TT

Sistem pembumian dimana titik bintang (netral) dari trafo sumber dihubungkan ke bumi, dan frame dari peralatan atau beban dihubungkan ke bumi.

2. Sistem Pembumian TN

Sistem pembumian dimana titik bintang dari trafo dihubungkan ke bumi, dan frame dari peralatan dihubungkan ke kawat netral.

3. Sistem Pembumian IT

Sistem pembumian dimana titik bintang atau netral dari trafo sumber tidak dibumikan (diisolasi) dengan bumi, sedangkan frame dari peralatan listrik dihubungkan ke bumi.

Pemilihan Kawat Pentanahan  

Untuk pemilihan luas penampang dari kawat pentanahan (grounding) kita dapat merujuk pada PUIL 2000 (3.16-1). Luas penampang kabel proteksi tidak boleh kurang dari nilai yang tercantum pada tabel berikut ini :  

Tabel luas penampang kabel proteksi

Jika penerapan tabel di atas menghasilkan ukuran yang tidak standar, maka dipergunakan kabel yang mempunyai luas penampang standar terdekat.  

Demikian postingan saya tentang pentingnya pentanahan/pembumian (grounding) pada instalasi listrik. Semoga bermanfaat! [www.blogteknisi.com]

Check Also

motor induksi prinsip kerja jenis dan konstruksinya

Motor Induksi ; Prinsip Kerja, Jenis dan Konstruksinya

Dear sahabat BT, senang bisa jumpa lagi. Hari ini Om BT akan sharing tentang Motor Induksi; …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *