pengertian motor listrik

Pengertian Motor Listrik dan Penjelasannya

Dear sahabat BT senang bisa jumpa lagi. Hari ini Om BT akan sharing tentang pengertian motor listrik dan penjelasannya. Semoga bermanfaat.

Pengertian Motor Listrik

Menurut Eugene C Lister, Motor listrik adalah mesin yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanis.

Dalam peralatan rumah tangga motor listrik dapat ditemukan contohnya : pengering rambut, kipas angin, mesin cuci, mesin jahit, pompa air, blender, mixer, bor listrik, lemari es, dan penyedot debu.

Sedangkan dalam industri motor listrik digunakan untuk impeller pompa, fan, blower, menggerakan kompresor, mengangkat beban dan lain-lain.

Prinsip Kerja Motor Listrik

John Ambrose Fleming diakhir abad 19, memperkenalkan sebuah cara untuk memudahkan memahami cara kerja motor listrik. Yang disebut kaidah tangan kiri, kaidah ini memudahkan untuk mengetahui arah gaya dorong/lorentz, arah medan magnet dan arah arus listrik pada sebuah sistem induksi elektromagnetik.

Berikut gambar kaidah tangan kiri.

kaidah tangan kiri lorentz fleming
Gambar Kaidah Tangan Kiri

Prinsip kerja motor listrik adalah mengubah tenaga listrik menjadi tenaga mekanik. Perubahan dilakukan dengan merubah tenaga listrik menjadi magnet yang disebut elektromagnit.

Menurut sifatnya, kutub-kutub magnit senama akan tolak-menolak dan kutub-kutub tidak senama akan tarik-menarik. Sehingga jika sebuah magnet ditempatkan pada sebuah poros yang berputar dan magnet lainnya pada suatu kedudukan yang tetap maka akan diperoleh gerakan atau putaran.

Bagian-bagian Motor Listrik

Ada banyak bagian motor listrik tapi, sejatinya motor listrik hanya memiliki komponen utama yaitu stator dan rotor. Berikut ini bagian-bagian motor listrik :

a. Stator

Stator adalah bagian dari motor listrik yang tidak bergerak. Stator penghasil medan magnet, baik itu elekromagnetik ataupun medan magnet tetap. Stator terdiri dari beberapa bagian yaitu :

1. Badan Motor

Badan motor adalah tempat lilitan stator yang terdiri dari rumah dengan alur-alurnya yang dibuat dari pelat-pelat yang dipejalkan berikut tutupnya.

2. Kumparan Stator

Kumparan stator adalah elektromagnetik berfungsi sebagai penghasil medan magnet bias diganti dengan medan magnet tetap yang memiliki dua kutub magnet yang saling berhadapan, kutub utara dan kutub selatan.

b. Rotor

Rotor adalah bagian dari motor listrik yang bergerak, rotor terdiri dari beberapa bagian yaitu :

1. Sikat

Sikat rotor berfungsi sebagai menghubungkan arus dari sumber tegangan ke komutator dari kumparan.

2. Komutator

Komutator rotor berfungsi untuk mengubah/membalik arah arus yang mengalir pada kumparan agar putaran motor dapat terjadi. (Tidak bergerak bolak-balik) dan membantu dalam transmisi arus antara rotor dengan sumber daya.

c. Terminal Motor

Terminal motor adalah titik penyambungan sumber tenaga listrik dengan ujung kumparan motor.

d. Bearing

Bearing adalah bantalan AS motor.

e. Body Motor

Bodi motor adalah tutup motor untuk pelindung dari lingkungan.

d. Celah Udara

Celah udara adalah jarak antara kedudukan stator dengan rotor.

Berikut ini gambar bagian-bagian motor listrik :

bagian-bagian motor listrik
Gambar Bagian-Bagian Motor Listrik

Jenis-jenis Motor Listrik

Pada dasarnya motor listrik dibedakan dari jenis sumber tegangannya motor listrik terbagi 2 yaitu : Motor AC (Alternating Current) atau Motor Listrik Arus Bolak-Balik dan Motor DC (Direct Current) atau Motor Listrik Arus Searah.

Dari 2 jenis motor listrik tersebut terdapat klasifikasi jenis-jenis motor listrik berdasarkan prinsip kerja, konstruksi, operasi dan karakternya. Seperti yang terlihat gambar dibawah ini :

klasifikasi motor listrik
Gambar Klasifikasi Motor

Motor DC (Arus Searah)

Motor DC adalah jenis motor listrik yang memerlukan sumber tegangan DC untuk beroperasi. Motor DC dibedakan lagi dari sumber dayanya yaitu sebagai berikut :

1. Separately Excited atau Motor DC Sumber Daya Terpisah
2. Self Excited atau Motor DC Sumber Daya Sendiri

Berdasarkan konfigurasi supply medan dengan kumparan motor, Motor DC Self Excited dibedakan lagi yaitu sebagai berikut :

a. Motor DC Seri

Jenis motor yang gulungan medannya dihubungkan secara seri dengan gulungan kumparan motor.

b. Motor DC Shunt

Jenis motor yang gulungan medannya dihubungkan secara pararel dengan gulungan kumparan motor.

c. Motor DC Campuran/Kompon

Jenis motor yang gulungan medan dihubungkan secara pararel dan seri dengan gulungan motor listrik.

Motor AC (Bolak-Balik).

Motor AC adalah jenis motor listrik yang memerlukan sumber tegangan AC untuk beroperasi. Motor AC dibedakan lagi dari sumber dayanya yaitu sebagai berikut :

1. Motor Sinkron (Motor Serempak)

Motor sinkron adalah jenis motor ac yang bekerja pada kecepatan tetap pada sistem frekuensi tertentu, motor jenis memiliki torsi yang rendah dan memerlukan arus dc untuk pembangkitan daya.

2. Motor Induksi (Motor Tak Serempak)

Motor induksi adalah merupakan motor listrik AC yang bekerja berdasarkan induksi medan magnet antara rotor dan stator. Motor induksi dapat diklasifikasikan menjadi dua kelompok utama sebagai berikut :

a. Motor 1 Fasa

Adalah motor yang beroperasi dengan daya 1 fasa untuk menghasilkan tenaga mekanik.

b. Motor 3 Fasa

Adalah motor yang beroperasi dengan daya 3 fasa untuk menghasilkan tenaga mekanik.

Demikian postingan Om BT tentang pengertian motor listrik dan penjelasannya. Semoga bermanfaat. [Blog Teknisi]

About blogteknisi

Hai, perkenalkan kami admin Blog Teknisi. Kami biasa dipanggil Om BT. Senang bisa sharing seputar info, tips dan tutorial teknis. Untuk bisnis bisa kotak kami di sini : [email protected]

Check Also

Pengasutan Motor Induksi dengan Auto Transformator

Pengasutan Motor Induksi dengan Auto Transformator

Senang bisa jumpa lagi sahabat BT. Hari ini Om BT akan sharing tentang pengasutan motor …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *