Kenalilah 5 Komponen dari Unit AC Anda

Kenalilah 5 Komponen dari Unit AC Anda

Dear Sahabat BT, masih tentang pembahasan AC (Air Conditioner). Postingan kali ini, Om BT ingin memperkenalkan komponen-komponen dari unit AC anda.

Penyejuk udara, pendingin udara, pengkondisi udara, penyaman udara, erkon, atau AC (bahasa Inggris: air conditioner) adalah sistem atau mesin yang dirancang untuk menstabilkan suhu udara dan kelembapan suatu area (yang digunakan untuk pendinginan maupun pemanasan tergantung pada sifat udara pada waktu tertentu).

Umumnya menggunakan siklus refrigerasi tetapi kadang-kadang menggunakan penguapan (evaporative cooling), biasanya untuk kenyamanan pendingin di gedung-gedung dan kendaraan bermotor

Konsep pendingin udara diketahui telah diterapkan di Romawi Kuno dan Persia abad pertengahan. Pendingin modern muncul dari kemajuan dalam ilmu kimia selama abad 19, dan pendingin udara skala besar listrik pertama ditemukan dan digunakan pada tahun 1902 oleh Willis Haviland Carrier.

gambaran sederhana siklus pendingin
Gambaran sederhana siklus pendingin. 1: kondensor, 2: katup ekspansi, 3: evaporator, 4: kompresor.

Baik kita akan masuk pada pembahasan utama yakni mengenali komponen dari sebuah unit AC. Ditinjau dari konstruksinya, mesin AC di bagi menjadi dua bagian atau 2 sisi. Yakni sisi Indoor dan sisi Outdoor.

Pada bagian Outdoor yaitu bagian yang berada di luar ruangan dan pada bagian Indoor ialah bagian yang berada di dalam ruangan.

Sisi Ourdoor AC terdiri dari:

  • Daun kipas (daun fan) yang bisa bergerak
  • Tangki penampung air
  • Pipa kapiler dan kondensor
  • Filter udara sebagai penyaring kotoran

Sisi Indoor AC terdiri dari:

  • Katup ekspansi
  • Pipa penguapan (pipa evaropator)
  • Daun kipas pendorong (blower) udara segar
  • Dan lain sebagainya

5 Komponen Utama dari Unit AC (Air Conditioner) 

1. Kompresor

Kompresor merupakan bagian yang paling penting dari mesin pendingin, kompresor menekan bahan pendingin kesemua bagian dari system. Pada system refrigerasi kompresor bekerja membuat perbedaan tekanan pada masing – masing bagian.

Karena dengan adanya perbedaan antara sisi tekanan tinggi dan tekanan rendah, maka bahan pendingin cair dapat melalui alat pengatur aliran ke evaporator.  

Fungsi kompresor sendiri adalah menghisap gas refrigerant dari evaporator yang bertekanan dan bertemperatur rendah kemudian memampatkan gas tersebut menjadi gas yang bertekanan dan bertemperatur yang tinggi.     

2. Kondensor

Kondensor adalah alat untuk membuat kondensasibahan pendingin gas dari kompresor dengan suhu tinggi dan tekanan tinggi. Untuk penempatanya sendiri, kondensor ditempatkan diluar ruangan yang sedang didinginkan, agar dapat membuang panasnya keluar.

Kondensor merupakan jaringan pipa yang berfungsi sebagai pengembunan. Refrigerant yang yang dipompakan dari kompresor akan mengalami penekanan sehingga mengalir ke pipa kondensor, kemudian mengalami pengembunan.

Dari sini refrigerant yang sudah mengembun dan menjadi zat cair akan mengalir menuju pipa evaporator.   

3. Evaporator

Evaporator merupakan jaringan pipa yang berfungsi sebagai penguapan. Zat cair yang berasal dari pipa kondensor masuk ke evaporator lalu berubah wujud menjadi gas dingin karena mengalami penguapan.

Selanjutnya udara tersebut mampu menyerap kondisi yang ada dalam ruangan mesin pendingin. Selanjutnya gas yang ada dalam evaporator akan mengalir menuju kompresor karena terkena tenaga hisapan.   

4. Pengering   

Pengering terdiri dari sebuah silinder yang beriai desikan. Desikan tersebut dibungkus dengan maksud untuk mempermudah saat penggantiannya. Fungsi lain dari pembungkus desikan tersebut agar serbuk desikan yang halus tidak keluar dari pengering dan ikut larut bersama refrigerant. Sedangkan pengering sendiri berfungsi untuk menghilangkan uap air dari refrigerant.   

5. Pipa Kapiler atau Ekspansi   

Pipa kapiler adalah suatu pipa pada mesin pendinginyang mempunyai diameterpaling kecil jika dibandingkan dengan pipa – pipa yang lainya. Pipa kapiler ini biasanya berukuran diameter 0,8 – 2,0 mm dengan panjang kurang lebih 1 meter.

Permasalahan yang sering timbul pada pipa kapiler ini adalah karena kebocoran atau tersumbat. Pipa kapiler berfungsi untuk menurunkan tekananan mengatur cairan refrigerant yang mengalir di pipa kapiler.

Sebelum gas mengalir ke pipa kapiler harus melalui alat yang disebut dried stainer atau saringan. Ekspansi berfungsi sama seperti pipa kapiler. Ekspansi disini sebagai pengontrol refrigerant yang mengalir dari pipa ke pipa lainya.    

Demikian, postingan kami tentang komponen-komponen dari unit AC anda. Semoga bermanfaat! [ww.blogteknisi.com]

Check Also

5 Pertimbangan Teknis Sebelum Membeli Unit AC

5 Pertimbangan Teknis Sebelum Membeli Unit AC

Sahabat BT tahukah Anda? Sebelum memutuskan membeli atau memasang unit AC, anda perlu mempertimbangkan banyak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *