Instalasi perpipaan mesin cuci dan peralatannya

Instalasi Perpipaan Mesin Cuci dan Peralatannya

Dear sahabat BT senang bisa jumpa lagi. Hari ini Om BT akan sharing tentang instalasi perpipaan Mesin Cuci dan peralatannya.

Sahabat BT jika kita menginginkan mesin cuci bisa beroperasi dan bekerja maksimal maka instalasi pemasangannya harus dipastikan baik.

Instalasi mesin cuci baik yang berukuran besar maupun kecil secara umum meliputi instalasi listrik, pembuangan air kotor dan inputan air bersih.  

Nah, hari ini Om BT akan sharing bagaimana instalasi perpipaan mesin cuci (pembuangan air kotor dan inputan air bersihnya) serta pertalatan-peralatan apa saja yang diperlukan.  

Mesin cuci mendapat pasokan air bersih melalui jaringan air bersih rumah tangga/gedung dan mengeluarkan air buangan (drain) melalui saluran pipa pembuangan atau langsung ke saluran pembuangan air kotor.

Beberapa peralatan perpipaan yang dipakai untuk mesin cuci adalah shutoff valve dan drain valve, solenoid valve atau water inlet valve, control valve atau mixing valve, hose (selang elastis).

instalasi pipa mesin cuci

[1] Shutoff valve dan drain valve

Shutoff valve dan drain valve berfungsi menutup aliran air jika mesin cuci tidak akan dipakai dalam jangka waktu yang cukup lama, atau jika mesin cuci sedang direparasi.

Katup seperti ini hanya untuk membuka atau menutup aliran, tidak dapat dipakai untuk mengatur besar kecilnya aliran air yang masuk atau air buangan.

shutoff valve

[2] Solenoid valve atau water–inlet valve

Solenoid valve atau water–inlet valve berfungsi mengatur jumlah air yang masuk ke bak mesin cuci. Untuk mesin cuci dengan pengaturan temperatur air cucian, solenoid valve-nya sejumlah saluran air masuknya.

Misalnya untuk mesin cuci dengan satu saluran air masuk (air jaringan PDAM), maka katup solenoid hanya satu buah tanpa pengaturan temperatur air cucian.

Sedangkan umtuk rumah tangga atau gedung yang memiliki instalasi air panas, solenoid valve yang dipasang minimal 2 buah.

solenoid valve

[3] Control valve atau mixing valve

Setiap mesin cuci biasanya menggunakan sebuah control valve yang dipasang pada saluran pipa di bawah bak pencuci (washer). Katup ini dapat dioperasikan secara otomatis (dihubungkan dengan wash timer) atau secara manual dihubungkan denngan tombol drain selector, yang mengatur aliran air pada saluran pembuangan bak pencuci.  

Untuk beberapa jenis mesin cuci yang menggunakan pengaturan temperatur sebuah mixing valve (katup pencampur) air panas dan dingin, mixing valve –nya dipasang pada ujung masing-masing saluran air masuk, untuk menetukan temperatur air cucian yang diperlukan melalui sebuah alat pengatur temperetaur (thermostat).

thermostat mesin cuci

[4] Pipa air dan selang elastis

Pipa yang digunakan pada instalasi mesin cuci adalah pipa baja karbon yang digalvanis atau kalau memang diperlukan (air cucian terlalu kotor atau mudah timbul karat pada perpipaan). Bisa dipakai pipa bronze.

pipa galvanis

Pipa bronze tahan lama dan tahan karat. Pipa dari jenis stainless stell tidak dipakai, karena harganya yang terlalu mahal. Pipa PVC juga tidak pernah dipakai karena bahannya relatif  riskan sehingga di khawatirkan mudah timbul kebocoran, walaupun harganya relatif murah.

Untuk menghubungkan instalasi pipa air bersih ke mesin cuci bisa menggunakan selang-selang fleksibel yang sudah dirancang khusus untuk mesin cuci. Contoh seperti gambar di bawah ini :

selang elastis mesin cuci

Demikian postingan Om BT tentang instalasi perpipaan Mesin Cuci dan peralatannya. Semoga bermanfaat! [www.blogteknisi.com]

Check Also

cara gampang merawat setrika listrik

Cara Gampang Merawat Setrika Listrik

Dear sahabat BT senang bisa jumpa lagi. Hari ini Om BT akan sharing tentang cara …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *