Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menggambar instalasi listrik

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam Menggambar Instalasi Listrik

Dear sahabat BT, senang bisa jumpa lagi. Hari ini Om BT akan sharing tentang hal apa saja yang diperlukan dalam menggambar instalasi listrik baik instalasi penerangan maupun instalasi tenaga.

Di dalam merencanakan gambar banyak kita jumpai bahwa suatu instalasi listrik tidak selalu untuk lampu-lampu penerangan atau untuk motor-motor listrik, akan tetapi untuk kedua-duanya, yaitu untuk keperluan penerangan maupun untuk motor-motor listrik (tenaga).   

Sebagai contoh, instalasi listrik di dalam rumah tinggal atau hotel, di dalamnya tidak hanya ada instalasi listrik untuk penerangan saja, tetapi juga terdapat instalasi listrik untuk motor-motor seperti kipas angin, lemari es, air conditioner, dan sebagainya.

Di dalam bengkel atau pabrik dapat dijumpai bahwa instalasi listrik tidak hanya untuk penerangan atau motor-motor, akan tetapi untuk kedua-duanya.   

Oleh karena itu sebelum kita menggambar terlebih dahulu mengukur denah gambar sesuai lokasi/situasi dimana rencana bangunan atau gedung akan dipasang instalasi listriknya.

Dalam gambar rencana, kita buat gambar denah ruangan, gambar pengawatan secara lengkap serta gambar skema beban listrik berikut kelengkapan perhitungan material (komponen) dan tafsiran harga, bila perlu dilengkapi dengan tenaga dan biaya.   

Sebagai contoh akan digambar skema instalasi listrik penerangan dan tenaga dari sebuah bengkel dengan data dan ketentuan sebagai berikut:

Data instalasi listrik suatu bengkel dengan ukuran 12 x 25 m direncanakan pemasangan lampu penerangan dan kotak kontak tenaga.

Tersedia sumber tenaga listrik arus bolak-balik 3 fase, 50 Hz, 380/220 Volt. Komponen instalasi listrik yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :

  1. Jumlah lampu yang digunakan harus memenuhi kuat peneragan (E) yang dipersyaratkan. Untuk penerangan bengkel tersebut lampu yang digunakan adalah:
    • TL @ 40 watt (cos ö = 0,8).
    • Pijar @ 60 watt, kecuali pada WC adalah 25 watt.
    • Mercury @ 150 watt (cos ö = 0,75) penerangan luar.
  2. Pelayanan lampu dengan saklar dapat secara kelompok artinya beberapa lampu dapat dilayani dengan sebuah saklar, sedang penempatan saklar dekat pintu, mudah dicapai tangan, tinggi 150 cm di atas lantai, sedang kotak kontak 200VA .
  3. Beban tiap group diusahakan seimbang (RST).

Demikian sedikit memberikan gambaran tentang hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menggambar instalasi listrik, baik instalasi penerangan maupun instalasi tenaga. Semoga bermanfaat! [www.blogteknisi.com]

Check Also

motor induksi prinsip kerja jenis dan konstruksinya

Motor Induksi ; Prinsip Kerja, Jenis dan Konstruksinya

Dear sahabat BT, senang bisa jumpa lagi. Hari ini Om BT akan sharing tentang Motor Induksi; …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *