Cara Sederhana Menghitung Kebutuhan Unit AC

Cara Sederhana Menghitung Kebutuhan Unit AC

Senang jumpa lagi sahabat BT. Hari ini Om BT akan sharing tentang cara sederhana menghitung kebutuhan unit AC (Air Conditioner). Pembahasan ini penting agar saat kita berniat membeli unit AC, peruntukannya bisa tepat dan ideal sesuai kebutuhan.

Sahabat BT, penyejuk udara, pendingin udara, pengkondisi udara, penyaman udara, erkon, atau AC (bahasa Inggris: air conditioner) adalah sistem atau mesin yang dirancang untuk menstabilkan suhu udara dan kelembapan suatu area (yang digunakan untuk pendinginan maupun pemanasan tergantung pada sifat udara pada waktu tertentu).

Umumnya menggunakan siklus refrigerasi tetapi kadang-kadang menggunakan penguapan (evaporative cooling), biasanya untuk kenyamanan pendingin di gedung-gedung dan kendaraan bermotor.

Gambaran sederhana siklus pendingin
Gambaran sederhana siklus pendingin. 1: kondensor, 2: katup ekspansi, 3: evaporator, 4: kompresor.

Konsep pendingin udara diketahui telah diterapkan di Romawi Kuno dan Persia abad pertengahan. Pendingin modern muncul dari kemajuan dalam ilmu kimia selama abad 19, dan pendingin udara skala besar listrik pertama ditemukan dan digunakan pada tahun 1902 oleh Willis Haviland Carrier.

Pada postingan sebelumnya kita pernah membahas tentang 5 hal yang menjadi pertimbangan teknis sebelum membeli AC. Nah, detailnya sebagai bahan pertimbangan agar AC pilihan kita bisa ideal adalah dengan mengetahui hitungan-hitungan sederhananya. Berikut ini penjelasan tentang hal tersebut.

Kebutuhan akan AC dapat disesuaikan dengan luas ruang. Di pasaran, AC untuk rumahan terkelompok dalam ukuran PK, mulai 1/2 PK, 3/4 PK, 1 PK, sampai 2 PK. Sebagai patokan, AC 1/2 PK cocok untuk ruang maksimal seluas 15 m², 3/4 PK untuk ruang 20 m², dan 1 PK untuk ruang 20 m² – 25 m², sementara yang 2 PK untuk ruang 30 m² – 35 m².

Cara lain untuk menentukan kebutuhan AC bisa dilakukan dengan menghitung angka BTU (britisch termal unit) yang biasanya tertera dalam spesifikasi AC tersebut. AC 1/2 PK mempunyai angka BTU sekitar 6.000 BTU, 3/4 PK 7.000 BTU, 1 PK 9.OOO BTU, dan 2 PK 18.000 BTU.  

Untuk mengetahui kebutuhan BTU sebuah ruang, pergunakan rumus:

P (panjang ruang dalam meter) x L (lebar ruang dalam meter) x 500 BTU

Jadi, kalau misalnya ukuran ruang 3mx4m, maka kebutuhan BTU adalah 30 × 4 x 500 = 6000. Artinya, ruang ini dapat didinginkan dengan AC 1/2 PK.  Eit, satu lagi. Jangan lupa memperhatikan kebutuhan daya listrik. Ukuran PK besar biasanya menyedot listrik besar pula.

Nah, ketika memilih, perbandingkan kebutuhan daya AC ini dengan daya listrik yang tersedia di rumah. Jangan sampai tekor. Bisa-bisa AC terpasang sia-sia.

Demikian postingan kami tentang cara sederhana menghitung kebutuhan AC. Semoga bermanfaat! [www.blogteknisi.com]

Check Also

5 Pertimbangan Teknis Sebelum Membeli Unit AC

5 Pertimbangan Teknis Sebelum Membeli Unit AC

Sahabat BT tahukah Anda? Sebelum memutuskan membeli atau memasang unit AC, anda perlu mempertimbangkan banyak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *