mengukur tegangan dc

Cara Benar Mengukur Tegangan DC

Dear sahabat BT senang bisa jumpa lagi. Hari ini Om BT akan sharing tentang cara mengukur tegangan dc. Tegangan diketahui sebagai tekanan listrik. Ini merupakan perbedaan tekanan listrik antara dua titik. Tegangan antara dua titik diukur dengan voltmeter. DMM merupakan gabungan dari kerja voltmeter, ampmeter dan ohmmeter. Pada kesempatan ini kita hanya menggunakan voltmeter saja.

pengukuran tegangan dc adalah dasar dari semua pekerjaan elektronik. Pada experimen ini kita fokuskan dengan membaca bagaimana mengukur tegangan dc baterai dan variable power supply. Ini adalak pengukuran sederhana. Pengukuran tegangan yang sebenarnya akan terjadi pada panel daya, radio, tv, komputer, automobile dll. Memperbaiki beberapa peralatan elektronik akan membutuhkan pengukuran tegangan.

Teknisi adalah orang yang “mengetahui kenapa“. Di laboratorium, teknisi ialah orang yang paling tepat dalam melakukan pengukuran untuk menguji coba teori para ilmuwan dan engineer. Teknisi menguji cara kerja dan karakteristik rangkaian percobaan dan di ruang perbaikan akan melakukan pengukuran guna membantu menemukan kesalahan dan memperbaiki produk yang dihasilkan.

Jadi teknisi harus mengetahui berbagai alat yang dibutuhkan untuk berbagai pengujian dan cara menggunakanya. Mereka harus waspada terhadap pengaruh alat ukur terhadap rangkaian yang diukur juga kesalahan satuan pengukuran. Teknisi juga harus dapat menjelaskan hasil yang didapat dari hasil pengukuran.

Seperti pada kebanyakan peralatan, bagaimana voltmeter digunakan juga menentukan keakuratan hasil pengukuran. Jika langkah kerja dipatuhi, maka akan diperoleh hasil pengukuran yang paling akurat. Aturan – aturan yang ditujukan berikut untuk menghindari kecerobohan – kecerobohan yang dibuat :

  1. Jika menggunakan VTVM , harus dilakukan pemanasan alat dahulu.
  2. Kabel hitam harus ditempatkan pada terminal common atau negatif (-) meter dan yang merah pada terminal (+)
  3. Beberapa voltmeter memerlukan pengaturan nol terlebih dahulu. Jika demikian hubungan ujung metal kedua kabel dan atur pengatur nol hingga meter membaca nol.
  4. Beberapa avometer memungkinkan untuk memilih polaritas (+) atau polaritas (-). Untuk mengukur tegangan dimana (+) mengacu ke common maka posisi (+) harus dipilih.
  5. Atur saklar batas ukur harga yang cukup besar untuk mengukur tegangan pada rangkaian yang diukur. Jika tegangan yang diukur tidak diketahui maka tempatkan pada batas ukur tertinggi.
  6. Hubungkan kabel negatif ke ground rangkaian (-). Hubungkan kabel positif ke titik dimana akan dilakukan pengukuran. Jika polaritas kabel yang benar tidak dilakukan, sejumlah meter mungkin akan mengalami kerusakan. Jarum analog akan bergerak mundur jika polaritas kabel salah. Pada sejumlah meter digital tidak akan rusak tetapi mendisplaykan tanda negatif untuk menunjukan bahwa kabel terbalik.
  7. Baca tegangan dari skala yang tepat, Skala tegangan diberi tanda diujung lengkungan garis skala apakah ac atau dc.

Sumber Tegangan DC

Terdapat beberapa type dari sumber tegangan. Yang paling banyak digunakan adalah batu baterai dan power supply. Baterai kering disusun dari beberapa cell utama yang disebut cell kering.

Baterai senter keluarga sebenarnya merupakan cell kering. Masing-masing baterai ini memproduksi tegangan rendah. Baterai adalah kombinasi dari cell yang dihubungan dalam suatu wadah. Baterai kering bisa dibuat dari berbagai materi yang bervariasi. Sebagian besar tidak dapat diisi ulang. Usaha untuk mengisi ulang sel kering dapat menimbulkan kecelakaan, karena ini bisa meledak.

Mayoritas dari sel ini terbuat dari karbon dan seng. Lainnya seperti nikel – cadmium (biasa disebut nicad) dapat diisi ulang, tapi harus menggunakan alat yang semestinya. Power supply elektronik dibangkitkan dari tegangan utama pada dinding (ac line). Tegangan 120 volt ini diubah dalam power supply untuk out put voltage yang diperlukan. Ini juga merubah dari ac menjadi dc. Semua peralatan radio, tv, pc, games, dll. Yang tidak tidak memiliki baterai, akan memiliki power supply didalamnya, dan anda akan kerja dengan supply seperti ini dalam percobaan.

Tegangan supply anda akan sedikit lebih baik dari pada yang di uraikan diatas . Tipe power supply model ini biasanya memiliki pengaturan tegangan output dan juga terregulasi. Supply ini tetap stabil pad ategangan outputnya meskipun berapa besar arus yang diambil dari supply (tentunya dengan batas yang spesifik). Apabila supply diatur 12 volt 1A. outputnya harus berada mendekati 12 volt sampai 1A supply tadi dipakai, ketika arus melampauai batas maka tegangan akan mulai menurun.

Power supply yang ditunjukkan pada Gambar (a) adalah variable voltage regulated supply. Pengontrolannya adalah volttage output dan current limit (memungkinkan pemakai mengatur besar arus yang diperlukan), meter switch (memungkinkan mengukur berbagai tegangan pada meter tunggal) dan tracking (memungkinkan 2 power supply diatur bersama). Kebanyakan power supply memiliki meter output sendiri tetapi tidak akurat. Untuk ketepatan tegangan output maka tegangan output harus selalu diukur. Beberapa power supply juga memberikan tegangan ac disamping dc. Untuk tegangan ac biasanya tidak dapat diatur

Gambar (a) Power supply yang dapat diatur dan teregulasi
Gambar (b) Volttmeter tegangan tinggi digunakan untuk mengukur tegangan tinggi pada TV dan Monitor Komputer

Perhatian!. Terminal output dari power supply tidak boleh terhubung singkat (kedua terminal output terhubung). Beberapa power supply memiliki short circuit protected dan tidak akan rusak. Tapi apabila tidak di proteksi akan mudah rusak. Sebaiknya jaga keamanan dan jangan pernah membuat short output power supply.

Mengukur Tegangan Tinggi

Kadang-kadang diperlukan pengukuran tegangan tinggi dimana lebih tinggi dari kemampuan batas ukur tertinggi meter. Voltmeter khusus tersedia untuk tujuan ini. Biasanya dapat melakukan pengkuran diatas 50.000 volt. Juga sejumlah perusahaan membuat alat khusus (probe) yang digabungkan dengan meter biasa. Alat ini membesarkan batas ukur sampai sekitar 50 kilovolt. Alat ini diperlihatkan pada Gambar (b) dan (c).

high voltage probe
Gambar (c) Probe tegangan tinggi yang digunakan standar voltmeter

Meter atau probe ini digunakan teknisi untuk memperbaiki televisi, osciloscope dan monitor komputer. Teknisi harus mempu menggunakan alat ini dengan tepat dan aman. Langkah keamanan pengukuran tegangan tinggi diajarkan saat anda mempelajari perbaikan alat-alat tersebut.

Demikian postingan Om BT tentang cara mengukur tegangan dc. Semoga bermanfaat! [bt]

Sumber : MPTE-DLE SMK – Kemendikbud

About blogteknisi

Hai, perkenalkan kami admin Blog Teknisi. Kami biasa dipanggil Om BT. Senang bisa sharing seputar info, tips dan tutorial teknis. Untuk bisnis bisa kotak kami di sini : [email protected]

Check Also

resistansi total para rangkaian paralel

Resistansi Total Pada Resistor Hubungan Paralel

Dear sahabat BT senang bisa jumpa lagi. Hari ini Om BT akan sharing tentang resistansi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *