tentang powerbank

5 Hal yang Harus Anda Ketahui tentang Powerbank

Powerbank dapat menjadi penyelamat Anda saat sedang kehabisan baterai ponsel saat berada di luar rumah. Powerbank juga dapat menjadi salah satu perlengkapan yang wajib untuk dibawa saat Anda berlibur. Tentunya Anda tidak ingin melewatkan momen istimewa saat liburan gara-gara kehabisan baterai ponsel, bukan? Namun ada beberapa hal penting tentang powerbank yang mungkin belum pernah Anda perhatikan sebelumnya. Anda harus simak 5 hal tentang powerbank yang wajib Anda ketahui berikut ini.

1. Powerbank memiliki baterai Li ion yang dapat berbahaya

Kualitas dan keamanan powerbank memang umumnya sebanding dengan harganya. Tetapi pada umumnya, powerbank menggunakan baterai lithium ion sebagai penyimpan dayanya. Mungkin Anda pernah mendengar bahwa powerbank dapat meledak. Dan powerbank yang menggunakan baterai Li ion memang dapat menimbulkan ledakan saat mengalami panas yang ekstrim. Sebenarnya pada penggunaan normal, powerbank ini cukup aman. Namun jika baterai powerbank mengalami rusak fisik, berada terlalu dekat dengan sumber panas, atau digunakan dalam waktu yang sangat lama, maka dapat terjadi hubungan arus pendek yang dapat menimbulkan ledakan. Jadi, Anda harus hati-hati saat menggunakan powerbank.

2. Kapasitas powerbank kadang tidak tepat

Secara teori, jika Anda membeli powerbank dengan kapasitas 10.000mAh dan ponsel dengan baterai 2.500mAh, maka Anda dapat mengisi daya ponsel sampai penuh dengan powerbank hingga 4 kali. Tetapi, ternyata baterai powerbank dan ponsel memiliki voltase yang berbeda. Baterai lithium powerbank umumnya memiliki voltase 3,7V, sedangkan ponsel umumnya memiliki voltase 5V. Jadi baterai lithium pada powerbank harus memberikan kapasitas yang lebih besar dari 2.500mAh untuk dapat mengisi ponsel hingga penuh. Jika Anda menghitung konversi energinya, powerbank dengan kapasitas 10.000mAh hanya dapat mencharge ponsel dengan kapasitas baterai 2.500mAh sebanyak 3 kali saja. Jadi jika Anda akan bepergian dalam waktu yang cukup lama, sebaiknya pertimbangkan hal ini terutama jika Anda akan menemui kesulitan untuk mencharge ponsel dengan listrik saat dalam perjalanan.

3. Powerbank memiliki masa hidup

Sebagus apapun powerbank yang Anda beli, kualitas powerbank akan mengalami penurunan seiring dengan banyaknya pemakaian. Powerbank memiliki baterai lithium yang kapasitasnya selalu mengalami sedikit penurunan setiap kali dilakukan pengisian daya. Baterai pada powerbank umumnya akan rusak setelah 200 – 1000 kali dicharge. Banyaknya siklus pengisian daya ini tergantung dari kualitas baterai pada powerbank. Lamanya masa hidup powerbank juga dapat dipengaruhi kapasitasnya. Powerbank dengan kapasitas yang besar tentu akan lebih jarang dicharge jika dibandingkan dengan yang kapasitasnya kecil sehingga akan lebih awet.

4. Butuh waktu yang lebih lama untuk mencharge powerbank

Saat baterai powerbank Anda habis, maka Anda perlu mencharge powerbank Anda. Proses ini akan lebih lama daripada saat Anda mengisi daya baterai ponsel, karena umumnya baterai powerbank memiliki kapasitas yang jauh lebih besar dari ponsel. Tentu saja akan perlu waktu yang jauh lebih lama untuk mengisi ulang baterai powerbank hingga penuh. Perhatikan juga charger yang Anda gunakan untuk mencharge powerbank. Jika Anda menggunakan charger 1A, maka proses pengisian daya akan berlangsung dengan lebih lambat. Anda dapat mencharge powerbank dengan lebih cepat jika menggunakan charger 2A.

5. Gunakan hanya pada saat benar-benar dibutuhkan

Agar powerbank Anda lebih awet, Anda perlu menghemat pemakaian powerbank Anda. Caranya gunakan powerbank hanya pada saat dibutuhkan. Jika Anda masih dapat memakai charger ponsel meskipun di tempat umum, sebaiknya gunakanlah charger Anda. Agar lebih hemat dan aman, juga sebaiknya matikan ponsel Anda saat menggunakan powerbank. Atau aturlah ponsel Anda pada mode pesawat. Jadi baterai ponsel tidak perlu terbuang karena notifikasi atau pembaruan aplikasi saat proses charging berlangsung. Semakin banyak Anda menggunakan baterai ponsel saat sedang memakai powerbank, maka baterai powerbank akan semakin banyak terkuras.

Jadi, meskipun powerbank sangat bermanfaat untuk mencegah Anda kehabisan baterai ponsel, pemakaiannya harus dengan hati-hati dan hemat agar lebih awet. Dengan begitu, Anda dapat merasakan manfaat tentang powerbank Anda dengan lebih lama. Dengan powerbank, baterai ponsel Anda akan selalu tersedia dimanapun Anda berada. [Blog Teknisi]

About blogteknisi

Hai, perkenalkan kami admin Blog Teknisi. Kami biasa dipanggil Om BT. Senang bisa sharing seputar info, tips dan tutorial teknis. Untuk bisnis bisa kotak kami di sini : [email protected]

Check Also

Perbedaan Redmi Note 8 dan Redmi Note 8 Pro

6 Perbedaan Redmi Note 8 dan Redmi Note 8 Pro

Dear sahabat BT, hari ini Om BT akan sharing tentang 6 Perbedaan Redmi Note 8 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *